Translate

Friday, 27 February 2015

Star

Yozora ni matataku hoshi-tachi, tsuyoku hakanaku kagayaki
.
.
“Ne, Hiroto….”
“Nani?”
“Malam ini terang, ya…”
“Hmm?”
“Maksudku, bulan dan bintang terlihat sangat jelas…”
“Oh… Ya, kau benar.”
“Sudah lama aku tidak melihat bintang.”
“Huh?”
“Seandainya saja ada bintang jatuh … Apa yang akan kuminta, ya?”
.
.
Taisetsuna egao no tame ni
.
.
“…. Apa yang kau minta?”
“Eh?”
“Malam ini aku akan menjadi bintang jatuhmu.”
“Eeeh?”
“Untuk malam ini.”
“Arigatou!”
.
.
Kibou wo egaku ryuusei ni nare
.
.
.
.
“Hiroto…. Aku ingin tahu apa kau sudah menyelesaikan tugasmu?”
“Tentu. Ada apa?”
“Haah…. Kau rajin seperti biasanya, ya…”
“Terima kasih.”
“Bisa bantu aku?”
“Kemarilah.”
“Kau juga baik seperti biasanya.”
“Terima kasih lagi.”

“Tinggal tiga bulan sebelum kelulusan, ya…” gumam lelaki bertampang cewek itu.
“Tidak terasa, ya,” lawan bicaranya bertopang dagu sambil menatap jendela kamar.
“Kenapa waktu berlalu begitu cepat, ya?”
“Bukankah dari dulu memang sudah seperti itu?”
“Heh? Masa’?”
“Mungkin kau saja yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik.”
“Eh? Apa?”
“Bercanda.”
“Hiroto….”


Sudah berapa tahun mereka bersama? Sudah belasan tahun mereka lewati bersama. Sejak mereka berumur 4 tahun, hingga sekarang mereka sudah berumur 17 tahun. Panti asuhan yang sama, sekolah dasar yang sama, SMP yang sama, dan SMA yang sama. Selalu bersama.

"Kau akan kemana setelah itu?" tanya Hiroto.
"Mungkin ke Kyoto... bagaimana denganmu?"
"Tokyo."
"Hee... setelah bertahun-tahun bersama, akhirnya kita berpisah..."
"'Akhirnya'?"
"Ya- Eh, maaf... kata kataku salah ya?"
"Ya, itu salah. Kau tidak seperti biasanya."
"Maaf!"
"Nandemo."
.
.
.
.
Setelah 13 tahun terus bersama...
Waktu akan memisahkan mereka.

"Hiroto..." salah satu teman dekatnya, Suzuno Fuusuke, berbisik padanya. "Kapan kau akan sadar?"
"Maaf, tapi daritadi aku sudah sadar."
"Jangan berpura pura polos begitu! Kau mengerti apa yang kumaksud, kan?"
"Aku benar-benar tidak mengerti."
"Baiklah. Akan kujelaskan..."
"Silakan."
"Jadi-"
"HIROTO!!!"
"Eh?" Suara itu membuat kedua murid teladan ini membalikkan badan. Yang memanggil berlari kearah mereka.
"Apa yang kalian bicarakan?"
"Entahlah."
"Jawaban macam apa itu? Haah, sudahlah. Ayo pulang," ucap Midorikawa.
Suzuno hanya melirik Hiroto sesaat, kemudian mengalihkan pandangannya.
"Dasar," pikirnya.

"Apa yang mau ia katakan tadi?" Di rumah, ia membaringkan tubuhnya diatas kasur.
Ia sudah memiliki pendapat kalau yang akan Suzuno katakan menyangkut Midorikawa.

Handphone yang ia letakkan diatas meja bergetar. Sebuah pesan masuk.
"Ini tentang Midorikawa. Dia menyukai mu."
Ekspresinya berubah ketika membaca pesan itu. Perasaannya campur aduk.

Kali ini, berderinglah handphone milik Midorikawa yang sedang berada di taman.
"Moshi moshi?"
"Ryuuji..."
"Eh? Hiroto?"
"Ano sa-"
"Hei, coba lihat langitnya."
"Eh?"
"Cantik sekali."
Hiroto terdiam sesaat ketika menatap bintang-bintang di malam itu.
"...... Ya... Kau juga sama, bukan?"
"Apa maksudmu?"
"Kau selalu terlihat cantik untukku."
"Hiroto.... sudah berapa kali kukatakan padamu kalau aku ini laki laki?"
"Biar kamu laki laki, kau tetap cantik."
"Hiroto!!!"
Biarlah ia menyukaiku. Aku sendiri juga menyukainya. Tidak masalah, bukan?  Hiroto tersenyum kecil.

"Dimana kau sekarang?" Tanya Hiroto. Ia berdiri lalu mengambil jaketnya.
"Eh? Di taman. Ada apa?"
"Tidak, tidak ada apa apa. Jaa ne."
"E-eh? Hiroto?"

"Nah, sekarang dimana kau, Ryuuji?" Hiroto terengah engah sambil mengamati taman. Sepasang bola matanya terhenti ketika melihat seseorang berdiri di samping sebuah pohon. "Ryuuji?" Ia berlari mendekati sosok itu.
"Eh? Ryuuji? Ada apa?"

Lelaki berambut hijau itu menengadah melihat langit. Matanya mengeluarkan air mata.
"Ryuu?"
.
.
.
.
.
"Dimana orang tuaku?"
.
.
.
.
Hatinya berdegup kencang mendengar pertanyaan itu. Suara Midorikawa jelas sekali berbeda dari ketika ia meneleponnya. "Ryuuji..."
"Pertanyaan bodoh, ya?" Midorikawa tersenyum. "Kenapa aku berkata seperti itu tadi?"
Hiroto masih memasang wajah terkejutnya.
"Tidak, tidak apa-apa. Aku juga bertanya-tanya dimana orang tua kandungku."

"Kau masih ingat apa yang Kakak katakan?" Hiroto menyandarkan punggungnya di pohon. Midorikawa menoleh. "Tidak."

Orang tua kalian sekarang berada di surga. Kalau kalian melihat bintang-bintang di langit malam, berarti orang tua kalian salah satu diantara semua bintang itu.

"Ingat?"
Midorikawa duduk diatas rerumputan. "Ya...."

“Seandainya saja ada bintang jatuh … Apa yang akan kuminta, ya?”
“…. Apa yang kau minta?”
“Eh?”
“Malam ini aku akan menjadi bintang jatuhmu.”
“Eeeh?”
“Untuk malam ini.”
“Arigatou....”

"Boleh aku.... memelukmu?"
.
.
.
.
.
.
Wajahnya memerah saat mengatakan itu.

"Shikatanai...." ucap Hiroto. Ia menarik lengan Midorikawa. "Tentu."
"Tapi-"
"Doushita? Kau mau aku yang memelukmu?"
"Eh-"

Belum sempat Midorikawa menjawab, tubuhnya sudah berada di dalam pelukan Hiroto. "Hi-Hiroto?"

"Hmm?"
"Te-Terima kasih...."

Tiga bulan sudah berlalu sejak peristiwa malam itu

"Kapan kau akan berangkat?" tanya Midorikawa. Wajahnya tampak sangat lesu.
"Dua hari lagi..." jawab Hiroto.
"Sayounara, ne, Hiroto," kata Midorikawa pelan.
"Tenang, aku akan kembali padamu secepatnya."
"Ya...."

"Ryuuji..."
"Ada apa?"
"Boleh aku menciummu kali ini?"
.
.
.
.

Tujuh tahun berlalu

(Midorikawa's POV)

"Ah, akhirnya aku menemukan nomermu, Midorikawa-kun..."
"Eh? Ini Hitomiko-neesan?"
"Hai. Ada seseorang yang mencarimu...."
"Mencariku? Siapa?"
"Nanti juga kau akan tahu sendiri. Datanglah ke Sun Garden."

Itu adalah saat-saat dimana aku akan bertemu dengannya lagi setelah bertahun-tahun kulewati tanpanya.

"Yo."
"......"

"Hiroto!" sepertinya itu reflek, ya... Tiba-tiba aku memeluknya. Ia membalas pelukanku.
"Midorikawa-kun, Hiroto memintamu untuk jadi sekretarisnya," jelas Kakak.
"Eh? Sekretaris?"
"Kau belum tahu? Hiroto sekarang adalah Presiden Kira Group," kata Kakak lagi.
"Ya. Kau akan menerimanya, bukan?" ucap Hiroto. Senyumnya masih terlihat hangat.
"Tentu...."

"Oh, tunggu, sekarang jam tidur anak-anak... Kakak tinggal dulu, ya?" Kakak meninggalkanku dan Hiroto di ruang tamu.

"......" suasana sempat sunyi untuk beberapa saat. Sampai Hiroto menanyakan sesuatu padaku.


"Apa kau menyukaiku?"


Heh? Apa? Kenapa ia menanyakan itu? Kenapa sekarang?
Aku tahu wajahku memerah sekarang. Aku hanya menatap ke bawah, terlalu malu untuk menatapnya, dan terlalu malu untuk menjawab.

"Me-memangnya kau menyukaiku?" Aku balas bertanya.
"Tidak."

Uuh, entah kenapa jawaban itu seperti sangat menusuk. Tidak seperti yang kuharapkan. Rasanya jantungku remuk arah bagaimanalah. Sakit.

"Aku tidak menyukaimu."

Hentikan! Sekarang kepalaku juga pusing! Tidak adakah kata kata yang lain? Yang lebih baik dari itu? Benar benar tidak seperti yang kuharapkan!

"Tapi...."

Jangan bilang kalau yang ini lebih buruk daripada yang tadi. Hiroto.... Kau membuatku kecewa...

"Aku tidak menyukaimu. Aku mencintaimu, Ryuuji."

"Eh?"

"Aku mencintaimu."

"Te-terima kasih... Hiroto...."
.
.
. (Skip)
.
.
(Normal POV)

"Aku ingin tahu yang mana orang tuaku..." gumam Midorikawa sambil menatap langit malam itu.
"Mungkin yang itu?" Hiroto menunjuk salah satu bintang.
"Ah- Aku bahkan tidak tahu kau menunjuk bintang yang mana, Hiroto..." ucap Midorikawa.

Tangannya menggenggam erat tangan Hiroto.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

WEEDEEH AKHIRNYA MIHARU-HIME APDET JUUGAAA!!! SATU LAGI KIYAMIDO :v PENDEK SEPERTI BIASA, GAJE LAGI!! HORAY!! SEKALI SEKALI LEAVE COMMENT GITU KEK? (Ngarep) Udahan dulu yaa!!!!

Fanfic bikinan Miharu-hime

Yo, minna! Hamano Miharu desu! Panggilnya Miharu-hime ya. Disini Miharu-hime bikin fanfic-fanfic InaIre alias Inazuma Eleven yang pairingnya enggak macem-macem. Iya, sih, emang paling banyak tuh KiyaMido alias Hiroto-nii and Midorikawa-chan. Tapi ada juga kok yang lain. Kayak Hiroto & Reina, Suzuno & Ai, sampe fanfic-fanfic gaje. Ya baca aja deh. Kalo gak mau baca ya.... Siap-siap mati(wadeh). Ya udah, langsung aja ke daftar fanfic!

Ini yang udah rampung. (Reader: Gaje enggak? Miharu-hime: Iya, gaje. Reader: WTF?!)
Bukan Sekadar Rekan
Smile
Hidup, Tuhan, dan Hati yang Kosong
FuuAi(males beri judul)
Rindu?
Star

Kalo yang ini yang masih dalam proses. Cuma Miharu-hime males ngelanjutin. (Reader: Gaje enggak? Miharu-hime: JELAS LAH!! Reader: BESOK BAWA GOLOK!!)
Season 3, What Happened
Drama ala InaIre GO!

Ini yang baru-baru!
Inazuma Eleven x Corpse Party
Tsundere... Jadian Sama si Cool?!

Juga ada yang draf. Masih dalam proses....
Inazuma Eleven x Angel Beats
Inazuma Band

Juga ada yang sumpah ga penting banget.... Jadi ga usah baca deh_-


Monday, 16 February 2015

Bukan Fanfiction, Cuma Catatan Miharu-hime

Yang Miharu-hime tulis kali ini
Bukan fanfiction

Hanya sedikit komentar
Buat orang-orang yang udah nulis fanfic InaIre
di Fanfiction.net,
situs yang udah ditutup
KAN SIALAN!

Especially, for Susu Soda Gembira(iya, itu namanya),
Yang fanficnya sukses bikin Miharu-hime nangis sendirian
di kamar(abaikan bagian yang ini)

Bukan cuma Susu Soda Gembira,
orang-orang lain...
-yang Miharu-hime lupa plus ga tau namanya-
Yang fanficnya juga bikin nangis kejer



Apaan nih?! Nande?! Kenapa aku memulai bagian 'Bukan Fanfic' ini dengan sangat lebay nan gajenya?! Udah tulisannya di 'Center', terus italic lagi?! #abaikan_deh

Jadi, ya... Kemaren. Baru kemaren. Miharu-hime cari-cari fanfic InaIre. Terus, Miharu-hime coba-coba buka yang di fanfiction.net. Kebanyakan oran juga tau pasti, kalo itu situs (mungkin)udah ditutup. Tapi... KEMAREN MIHARU-HIME BISA BUKA!
Pas bisa, tuh, seneng banget rasanya! -lebay- Udah berapa tahun-?- Miharu-hime ga bisa buka fanfiction.net? Senengnya minta ampun...

Terus, ketemu, deh, fanfic (ya iyalah). Yang pertama Miharu-hime buka itu KyouRan alias Kyousuke Ranmaru alias Tsurugi sama Kirino. Ah, udah, deh, itu ga penting :v Langsung aja ke fanfic yang bikin Miharu-hime nangis.

Ada banyak, sih. Yang ini judulnya Alone. Fanfic KiyaMido ato HiroMido ato apalah itu.
Huweh, pas baca itu fanfic kerasa kalo Miharu-hime tuh Ryuuji (terlalu menghayati bacaan). Eh, beneran! Rasanya nyesek gitu. Jadi, si Ryuuji itu dijauhin sama Hiroto-nii. Kenapa, ya? Miharu-hime lupa(NIAT NYERITAIN ENGGAK SIH?!).

Terus, Hopeless Gift. Ini juga HiroMido. Miharu-hime tanya dulu, deh. Gimana rasanya kalo pacar kalian(okay, yang jomblo jangan tersinggung) lupa tanggal ultah kalian? -halah- Iya, emang gitu ceritanya. Yang jadi korban(:v) lagi-lagi Ryuuji. Hiroto-nii lupa tanggal ultahnya. Untung aja Endou ngingetin, kalo enggak? Mungkin putus, ya?

Do You Hate Me? Itu yang mana, ya? Tapi dari judulnya... Kayaknya HiroMido juga. (Duh, ini niat nyeritain gak sih?!)

Terus... Kalo gak salah, ini judulnya Regards. Ini tentang... Kira Hiroto(Hiroto-nii pas InaIre GO!), sama Kariya. Yah, intinya, Kariya minta perhatian lebih ke Hiroto-nii. Waktu itu, pertandingan final Raimon lawan Seidouzan(tentunya). Kariya maksa Hiroto-nii dateng ke pertandingan itu. Tapi Hiroto-nii bilang "Akan kuusahakan" doang. Besoknya, pas pertandingan...
Kariya dapet telepon dari Hiroto-nii. Hiroto-nii tanya, "Apa pertandingannya sudah mulai?" Kariya jawab belum. Terus dari teleponnya... Ckkiiit! Brak! yeay Baca itu aja, udah kebayang, kan? Iya, Hiroto-nii kecelakaan. TERUS MENINGGAL!! Kan Miharu-hime sediiih!! Masa' kakak Miharu-hime meninggal?! Kan enggak terima! (kayak waktu matinya Neji aja.)


Terus... APA YA ITU JUDULNYA?! ADUH, MIHARU-HIME LUPAA!!! Padahal menurut Miharu-hime itu yang paaaaaling sediiih!!! Ini pairing jarang banget! Banget lho! Kazemaru sama Hiroto-nii! Tuh, jarang banget, kan? Si Susu Soda Gembira banyak nulis yang pairing itu. Bagus-bagus lagi(halah malah cerita ini [-_-]* Ya... jadi ceritanya itu.... Hirotonya ada dua. Yang Kira Hiroto

sama Kiyama Hiroto

Ceritanya, tuh, kan mereka kembar... Jadi balik aja marganya jadi Hiroto, nama panggilannya Kira sama Kiyama. Nah... Mereka berdua suka sama Kazemaru. Cuma, si Kazemaru lebih deket sama Kiyama ketimbang sama Kira. Kira sama Kiyama tempat tinggalnya beda, si Kira tuh, istilahnya 'nge-kos', kalo Kiyama masih tinggal di rumah ortu. Udah gitu kelasnya beda, jadi lumayan jarang ketemu. Nah, terus... Dramanya mulai, deh...
(gak yakin apa ini percakapannya)

"Hei, Kiyama," Kazemaru mendekatkan tempat duduknya agar bisa lebih dekat dengan Kiyama. "Aku mau memberitahumu sesuatu."
"Apa?"
"Ada orang yang kusukai di sekolah ini, lho."
"Siapa?"
"Kira."
Kiyama merasa dunianya runtuh begitu saja ketika itu.

(HUWEEEH DRAMA BANGET IKUT SAKIT DEH RASANYA! [biasa, menghayati])

Waktu itu, Kazemaru berdiri di belakang Kira yang membuka loker sepatunya. Udah nebak, kan? Iya mau nyatain cinta kali.
"Kira..."
"Cukup. Aku sudah tahu apa yang akan kau katakan," potong Kira. Ia berjalan menjauh dari Kazemaru. "Lebih baik kau bersama Kiyama, kan? Kau sudah dekat dengannya."
Tapi, hati Kazemaru berkata lain. Ia ingin mengejar Kira hingga akhir.

Waktu pulang, Kazemaru bengong(jelek banget kata-katanya). Terus dia mau nyebrang jalan. Tiba-tiba warna lampunya berubah jadi merah, dia di tengah jalan, truk dari jauh mendekat... (Merasa lama2 ni cerita kayak lagu Kagerou Days)

(Kazemaru's POV)

"Awas, Kazemaru!!"
Ada orang yang mendorongku ke trotoar. Ketika aku menoleh, kusadari orang itu terbaring berlumuran darah. Ada yang kulihat. Warna merah... Apa itu? Kira? Kiyama? Atau darah?

(Kembali ke Miharu-hime)
Yang tertabrak itu Kira. Dia ngedorong Kazemaru ke trotoar karena dua alasan. Alasan ini yang bikin Miharu-hime nangis TwT
1. Dia mau nyelamatin Kazemaru, orang yang dia cintai ~
2. Dia bunuh diri biar yang sama Kazemaru itu cuma kembarannya, Kiyama

Alasan kedua, cvk, bikin Miharu-hime nangis! Huwehwehwehwe... Seandainya aja saudara Miharu-hime juga kek gitu.....(Berharap)

SORI YA, OWNER CERITA!!!! MIHARU-HIME ENGGAK IZIN DULU! MASALAHNYA FANFICTION.NET GA BISA DIBUKA!!! SORI BANGETTT!!! KALO MISALNYA KETEMUAN, MIHARU-HIME MINTA IZINNYA, DEH!! (telat kali mbak)
SORI!! HONTOU NI GOMENNASAI!! OM ATO MBAK(soalnya ga tau gender aslinya) SUSU SODA GEMBIRA! MAAAAAFFF!!! MAAF YAAA?

Nah, yang bikin Miharu-hime kesel... Waktu mau ngirim review ke owner cerita... GA BISA DIKIRIM!! KAN KESEEELL!!!


-TAMAT-

Tuesday, 10 February 2015

FuuAi: Gak Ada Judul

Seperti biasa, yang Miharu-hime bikin itu pendek, gaje, OOC, dan ga nyambung. Oh iya, di sini Miharu-hime pake pairing yang jarang(masa'?), Suzuno(kyaaaa~[alay]) and Ai. Gimana cerita mereka? Ayo kita lihat.

(PART 1)
/////////////////////////////////

Namanya Touchi Ai. Perempuan berambut ungu ini salah satu anggota Diamond Dust. Kalau dilihat dari wajahnya, dia ini Hmm... Gimana ya? Sok. Cuman di cerita ini dia OOC banget.
Best friend nya : Hasuike An. Anggota tim Aliea Gakuen, Prominence. Biasanya mereka selalu bersama~(apa maksud '~'?)

Kalau yang ini, cowok bermata biru(aslinya ga biru biru amat, sih). Namanya Suzuno Fuusuke(Miharu-hime pingsan). Cowok ini kapten tim Diamond Dust. Kadang sok cool. 
Best friend nya: Nagumo Haruya. Dari TK juga udah barengan terus. Kapten Prominence dan Chaos(Neo Genesis).

Kita mulai ceritanya, ya?

/////////////////////////////////

Hari itu, hari yang ramai di Inazuma High School(yang bikin Miharu-hime). Iya yang namanya sekolah pasti ramai ya. Seperti biasa, Ai dan An-(chan) duduk di taman sekolah.
"Ne... Kamu kenal Reina?" Tanya An.
"Iya lah!" Kata Ai. "Kenapa?"
"Sudah dengar belum?" Tanya An lagi. "Katanya dia jadian sama Kiyama lho."
"Eeeh?? Hiroto?"
"Iya. Aku dukung deh. Mereka emang cocok," kata An.
"Iya ya..." sambung Ai.

"Ne, Ai-chan... enggak mau punya pacar ya?"

BG sound: whuuuuush....

"HEEEH?!" Teriak Ai. Ruru yang di atap aja kedengaran suara teriakannya. "Apa maksudmu?"
"Lho? Beneran enggak mau ya?"
"Y-ya mau, sih...cuma enggak tau siapa yang cocok..." gumam Ai. "Tau enggak, siapa yang cocok buat aku?"
"Hmm..." An menaruh jari telunjuk di dagunya. "Siapa ya... Suzuno ya?"
"Heee??? Gazel?!"
"Hei, kenapa kamu masih memanggil dengan nama alien? Pakai nama asli, dong."
"Itu kebiasaan!"
"Ya sudah, abaikan. Gimana? Mau enggak sama Suzuno?"
"Enggak! Tripple enggak buat pacaran sama Suzuno!"
"Looh... Kalian cocok lho (menurutku«coret yang ini).." ucap An.
"Engggaaaakkk...." kata Ai. "An sendiri enggak tertarik punya pacar?" Lanjutnya(mengalihkan pembicaraan).

"Aku?" Tanya An. "Enggak."
"JANGAN SOK COOL GITU DEH! BILANG AJA KAMU NAKSIR SAMA NAGUMO KAN?!"
"Nagumo? Iya, aku emang naksir sama dia, tapi dulu(sekarang juga sih«coret yang ini)."
"Enggak usah boong ya."
"Beneran, aku enggak bohong!"

Di tempat lain...

"Tau gak? Gran baru aja nembak Ulvida."<Nagumo
"Oh..."<Suzuno
"Tipis amat reaksi lu."<Nagumo
"Iya emang. Gue udah ngira kalo tuh dua anak emang udah ditakdirkan untuk bersama(~«coret yang ini)." <Suzuno
"Oh... oiya, Btw, gimana kabar pacar lo?" <Nagumo
"Siapa? Orang gue masih sendiri."
"Halah, gak usah bohong deh lu. Si Ai itu?"
"Ai? Oh... IC?"
"Pake nama asli bisa ga sih?"
"Enggak. Lagian elu manggil Hiroto sama Yagami pake nama alien kan? Sama aja."
"Beda."
"Sama."
"Beda."
"Sama."
"Beda."
"Sama."
"Beda."
"Sama."
"Beda. AH UDAH LAH INI PEMBICARAAN GA PENTING AMAT!"

Shiteru? Ternyata yang dibilang An sama Nagumo itu bener. Sebenarnya, Ai memang suka sama Suzuno. Suzuno juga punya perasaan(benci«coret yang ini) ke Ai. Intinya, mereka itu saling suka, cuma ga berani bilang. Iya, kisah cinta remaja yang biasa biasa saja. Udah biasa di fanfiction, novel, cerpen, ato cergam and cerbung(plis deh). Tapi, semua berubah ketika negara api menyerang(Hah?). Iya, pokoknya, ada orang yang menghalangi kisah mereka berdua. Siapa? Kakak Ai, Touchi Shuuji.

/////////////////////////////////
(Bersambung)(mungkin enggak«coret yang ini)
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\

(PART 2)
/////////////////////////////////

Pagi itu, tanggal 28 Juni(ultahnya Miharu-hime tuh). Ai sedang menyusuri koridor sendirian. An sepertinya tidak masuk hari ini.
Bruk.
"Eh- Gomen."
"Kochirakoso-" ia menatap orang yang ditabraknya barusan. "Gazel?"
"Oh, kamu IC? Sedang apa disini? Biasanya kamu di taman dengan Rean."
"A-Ah... ya... sepertinya dia tidak masuk hari ini. Kamu juga tidak biasanya berjalan sendirian tanpa Nagumo."
"Ya."
"N-Ni orang santai amat sih," kata Ai dalam hati. "M-moou!"
"?"/ cuma ngeliat Ai bingung/
"Ke-Kenapa tidak minta maaf?"
"Haaah? Tadi aku sudah minta maaf, kan?"
"Ha-Hah? Y-Ya sudah kalau begitu. J-Jaa ne." (Ini yang namanya cewek tsundere :v)
"Hei..." (Ya gini deh, cowok ga peka.)

Dari kejauhan, ada DUA orang yang sedang ngeliatin mereka--Ai & Suzuno. Udah kebayang? Belom? Halah... Iya, Si Tulip(:v[di Atomic Flare]) sama An!
"Apa cuma perasaan gue, Si Ai jadi cewe tsundere?" Kata Nagumo.
"Suzuno gak peka banget ya?" Tambah An.
"Btw...."

"NGAPAIN SIH KITA INI?! MANA MOJOK MOJOK BANGET GITU! KEK ORANG PACARAN AJA?!"

"Hmph!" Ya gini deh, kisah cinta HaruAn :v Deket, iya deket. Cuma gak mau mengakui :v

@kelas Ai

"AN!!! Gue kira lo ga masuk, eh tiba tiba nongol gini?! Jahat banget sih lu! Tadi gue jalan jalan sendirian di lorong!"
"Lorong apa? Lorong kematian?"
"AHO! KORIDOR NGERTI ENGGAK, KORIDOR!!!"
"Iya, iya, gue ngerti. Tadi gue juga liat (bareng Nagumo«coret yang ini)lo ngobrol sama Suzuno kan?"
"Eh- E-Enggak! Tadi gue sama dia cuma tabrakan! Enggak pake ngobrol!"
"(Pendusta!«coret yang ini)Jelas jelas lu tadi ngobrol ma dia."
"I-iya, deh, tadi emang aku ngobrol ama dia!"
"Hehe, ngaku juga."
"Terus, tadi juga kata Yuki kamu berduaan sama Nagumo di pojokan. Ngapain hayo...."
"(Huweh?!«coret yang ini)Enggak, kok! Salah liat kali!"
"Hey, mbak(?)! Di sekolah ini cuma ada satu cowok yang ada tulip«coret ini diatas kepalanya! Juga, cuma ada satu cewek di sekolah ini yang poninya mlungker mlungker di ujung!"
"(APA MAKSUDMU MLUNGKER MLUNGKER DI UJUNG?!«coret) Y-yah... Tadi aku sama Nagumo cuma mau ngeliat kamu and Suzuno berduaan..."
"Yang berduaan justru elu kali..."
"UDAHAN DEH, GA MAU BAHAS ITU GUE! Btw, tadi lo belum ditembak Suzuno?"
"B-Belom lah!!!"

@kelas Suzuno

"Gue kira telat lo tadi."
"Enggak."
"Iya, gue kira lo telat."
"Nyatanya gue ga telat."
"Kata Heat lo tadi berduaan ma Rean. Ya kan...(~«coret)"
"Enggak."
"(HADOH, BOONGAN!!«coret)Bilang aja iya. Gak bakalan gue bongkar kok(gak janji tapi«coret)."
"Enggak."
"(ANC****!!«coret«jangan ditiru) Au ah. Heat ada fotonya lho."
"E-eh, yang bener?"
"Iya
"......fuuuh......" "SHIGETO SINI GUE BACOK LO!"
Suzuno hanya melihat Nagumo dan Shigeto kejar kejaran di dalam kelas....

@kelas Ai

"Hei, Ai, dengar ya..." kata An. Ai menoleh. "Apaan?"
"Suzuno itu ya, kan famous(huweh), keren, fans nya banyak(bedanya sama famous apa), cool(Hah?), pinter, anak OSIS... Kamu beneran enggak mau sama dia?"
"Enggak."
"Hiii, Ya ampun Aiiiii! Kamu itu lho kok ngegemesin sih?? Bilang iya aja lho! Iya. Coba bilang... Iyaaaa..."
"Enggak."
"HADUH SINI GUE BACOK LO!"
"Enggak."

Dari kelas sebelah, kelasnya Suzuno, seorang lelaki berambut abu abu yang menggunakan kacamata menggunakan byakugan(coret ini) nya untuk melihat ke kelas sebelah. Ya enggak lah. Mana ada orang Hyuuga di InaIre? Yang ada Yukimura Hyouga, sama sapalah itu Hyouga yang di Seidouzan itu kali.
Siapa cowok itu? Ya! Ai-chan no Oniisan wa: Touchi Shuuji! Dengdereng...dengdengderengdengdengdeng...dumdum...ces!(hah?)
Tepatnya, Si Shuuji sedang ngeliatin Suzuno dengan death glare nya. Waktu Suzuno ngelirik dia, kayak ada aura hitam gitu di belakangnya.
"N-Ni orang kenapa sih?" Pikir Suzuno.
Tatapannya Shuuji sih bilang kek gini: gue-denger-lo-lagi-deket-ma-adek-gue-jadi-siap-siap-aja-lo-!
"Si-siap-siap apa ya?" Pikir Suzuno lagi(INI DUA ORANG BISA TELEPATI YA?!)
Tapi, Shuuji membalas pertanyaan Suzuno: siap-siap-dipanggil-Tuhan
Suzuno langsung telen ludah plus pasang wajah ngeri.
"Jadi..."
"Omegat!" Hanya dalam beberapa detik, Shuuji sudah berada di depan Suzuno.
"JANGAN DEKETIN ADEK GUE LAGI!" Bisik Shuuji. (Bisik bisik tapi huruf gede semua)
"(GAK JAMIN«coret ini)I-iya..."
"AWAS LU."

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\
Bersambung~
////////////////////////////////////

(PART 3)
/////////////////////////////////
"Heh, sendirian lagi?" Ai menghampiri Suzuno yang sedang duduk di bawah pohon sekolah.
"Ya. Kenapa?" Jawab Suzuno.
"Nani o shiteiruno?"
"Betsu ni." "Rean wa?"
"Gak tau. Mungkin sama kayak kemarin." /duduk di sebelah Suzuno/ "Nagumo juga?"
"Ya kali."/sambil ngeliat sekeliling, mungkin ada Shuuji yang ngawasin mereka(DIKIRA STALKER APA?!)/
"Kenapa?"
"I-iie..."
"Oh..."

Ya! Ternyata Suzuno benar! Ia melihat Shuuji yang melihat mereka berdua dengan tatapan penuh amarah.
Shuuji: jadi-lu-ngelanggar-janji-?
Suzuno: enggak
Shuuji: lah-terus-ngapain-adek-gue-disitu-?-!
Suzuno: gak-ngapa-ngapain
Shuuji: uso
Suzuno: cerewet
(Mode telepati(?) off)

"IC, aku ke kelas duluan."
"E-eh? Nande?"
"Gpp(emang sms an?!)."
"Heeh... antar aku ke kelas sekalian ya?"
"Mmm..."/sambil ngeliat ke Shuuji/"Maa ii kah. Oke."

DARI KEJAUHAN...
"HE-HEI!! SEJAK KAPAN DIA MAKIN DEKET SAMA SUZUNO/AI??!" =Nagumo n An=
"Kek orang dah jadian aja."/An/
"Mungkin diem diem jadiannya."/Nagumo/
"......"
"LUPAKAN SOAL ITU! KENAPA KITA BERDUAAN DI POJOKAN LAGI?!" Oalah, Oalah... Gak mikir.
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\
Bersambung.
-pendek amat yang ini-


(PART 4)
/////////////////////////////////
-Catatan Miharu-hime-
Readers... habis ini, ceritanya makin kagak nyambung, makin OOC, makin biasa saja, makin seperti kisah cinta yang seperti biasa. Don't like, don't read. Biasanya sih gitu.
Yang ini: Don't like, just read it! Or i will kill you. (Maksa amat)
/////////////////////////////////

(Di dunia maya (estianty«coret), Ai and Suzuno ternyata leeeebih deket dari yang kalian lihat. Miharu-hime barusan buka chatnya Ai, ini chatnya)

IC-AI(anggap saja ini nama bbm nya :v whalah bbm [-~°]')
Lg ngapain?

Gazel(simpel amat)
G ngapa ngapain

IC-AI
Oh... g belajar?

Gazel
G.

IC-AI
.....

Gazel
Kenapa?

IC-AI
Gpp. Eh... Itu...

Gazel
Apa?

IC-AI
Itu...

Gazel
Apaan?

IC-AI
Jadi...

Gazel
APAAN WOY?! BISA BURU GAK SIH?! (Emosi dia)

IC-AI
Ga jadi deh.

Suzuno ga Bales karena saking keselnya, hape nya dia banting sampe error.
BESOK MALEMNYA...

IC-AI
Hai

Gazel
Y....
Hmm...

IC-AI
'Hmm' apaan?

Gazel
Gimana ya?

IC-AI
Apa?

Gazel
[] i love you

IC-AI
......
Apaan?«keliatannya santai, padahal mukanya udah merah banget tuh

Gazel
Enggak, ToD an

IC-AI
Oh...«sakit hati

Gazel
Y.

Ai ga bales karena saking sakit hatinya, hape nya dia banting.

=Catatan Miharu-hime=

Tanda [] tadi, anggep aja itu BC.

ToD, Truth or Dare. Pilih jujur apa tantangan? Oke, dalam hal ini, Suzuno ternyata pilih tantangan. Tantangan dari Nagumo, suruh bilang IoU ke seluruh kontak. Ga mau lama2, akhirnya Suzuno pake BC.
Ai salah paham tuh :v

-Balik ke dunia maya--Ini yang Miharu-hime liat, lho-

Gazel
Aku...

IC-AI
Apa?
(Kalo kamu mau bilang kalo kamu cowok, iya aku udah tau«coret)

Gazel
Aku... $7;@ $@?@ ;@?7(baca: suka sama kamu)

IC-AI
....... (blush)
Beneran?

Gazel
Iy.

IC-AI
..... yakin?

Gazel
Iya.

IC-AI
Yang bener? Bukan ToD an lagi?

Gazel
Bukan...

IC-AI
......
Gimana ya...
Aku... :7(@ $7;@ $@?@... ;@?7...(baca: aku juga suka sama kamu...)

Gazel
Beneran?

IC-AI
>////<

Gazel
Jadi... ?@7 3+((@; :@&8 #323;;7?(baca: mau enggak jadi cewekku?)

IC-AI
Em... Iya deh. (Blush nya udah gak ketahan tuh) ( kalo Miharu-hime jadi Ai, udah pingsan deh)


/////////////////////////////////
UDAH LIAT CHAT NYA AI SAMA SUZUNO, KAN?! ITU SEPENUHNYA ASLI(karangan Miharu-hime«coret), JADI....
AI UDAH JADIAN SAMA SUZUNO!!!

Yg ini... chat chat annya An sama Nagumo.

Hasuike-chAN
Hai

Nagumo-hry
Hai

Hasuike-chAN
Lagi ngapain?

Nagumo-hry
Bosen

Hasuike-chAN
AH ELU BOSEN BOSEN AJA! BELAJAR SANA, GUE GA MAU TANGGUNG JAWAB KALO NILAI LO JEBLOK!!

Nagumo-hry
NILAI GUE JEBLOK BUKAN URUSAN LO! GUE INI TIPE ORANG YANG MAKIN RAJIN BELAJAR, MAKIN ENGGAK NGERTI PELAJARAN!!!

Hasuike-chAN
ALASAN AJA LO! UDAH BELAJAR SANA! GUE OFF!

Nagumo-hry
OKE, GUE GA URUS!

Ah sudahlah... dua orang ini sebenarnya pasangan, cuma gak bisa akur... [-_-]°
/////////////////////////////////
Bersambung... -Di episode(?) Selanjutnya... mungkin ada Shuuji. Mungkin tapi- (dibacok Shuuji)

(PART 5)
/////////////////////////////////
-Catatan Miharu-hime-
Wahahaha... karena Miharu-hime udah enggak ada ide lagi... mungkin ini jadi ch. terakhir! (Whalah, mesti ga ada ide)
/////////////////////////////////

"Double date?"
"Un," jawab An. "Kamu udah jadian, kan?"
"Ih, e-"
"UDAH DEH BACOT AJA! SATU KELAS JUGA UDAH TAU KALI!"
"Darima-"
"DARI SI AUTHOR LAH!!"
"Hih...."/nahan kesel tuh/
"Jadi? Mau enggak?" Tanya An lagi.
"Emang kamu sama siapa?"
" Na-"
"Oh, Nagumo... Jadi kamu udah jadian juga?"
"E-"
"UDAH ELU JUGA BACOT AJA! SATU SEKOLAH UDAH TAU KALI!!!"
"Darima-"
"AUTHOR LAH!!"
"......" "Haaah... Abaikan itu. Mau enggak?"
"Terserah, deh. Aku ngikut."
"Oke deh! Kalo gitu besok malem. Oke?"
"Njir, besok malem. Serah deh."
"Ditunggu, ya!"

@kelas Suzuno

"Apaan lagi coba? Double date?" /Suzuno/
"Wajib ikut." /Nagumo/pasang death glare/
"Wajib? Napa emangnya?"
"Dari Authornya kayak gitu soalnya."
"Ya Tuhan..."

Dari kejauhan(KENAPA MESTI DARI KEJAUHAN?!), Shuuji juga pasang death glare ke Suzuno. Alhasil, Suzuno juga bales nge-death glare-in dia.
Shuuji: lo-ngerencanain-apa
Suzuno: bukan-urusan-lo
Shuuji: URUSAN-GUE-NGERTI-GAK-SIH-?-!
Suzuno: kok-bisa-jadi-urusan-lo-?
Shuuji: karena-pasti-ngelibatin-adek-gue
Suzuno: tau-aja-lo (DIA MALAH TERANG TERANGAN BRO!!)
Shuuji: tuh-kan-?-!
Suzuno: udahan-ya
Shuuji: EH-WOY!!!
(Mode telepati off)

"Mau gak?" /Nagumo/
"Ya udah, deh, gue ikut. Kapan?"
"Besok malem."
"Ok.""Ketemuan di depan taman. Oke?"
"Ya."

<SKIP ke waktu Double Date~>

Langsung aja digambarkan. Ai mesra-mesranya sama Suzuno. Oke, ini ga kayak Ai yang biasanya. Tapi Suzuno nurut-nurut aja, kok. Ya udah. Bagaimana dengan An dan Nagumo? Sepanjang jalan tengkar. Yah, emang namanya couple ga bisa akur. Tapi aslinya emang saling suka, kok. Jadi Ai and Suzuno maklumin.

"Tunggu!"
"Yah, elu lagi, elu lagi," gerutu Suzuno. Udah bosen ngeliat wajah itu orang. Iya, kakaknya Ai.
"AH TOUCHI KEK STALKER NIH!!!" teriak An and Nagumo kompak. "DIEM LU!" kata mereka kemudian. Masih tetep kompak and.. tengkar.
"Sori, deh!" balas Shuuji. Lalu, ia mengalihkan pandangannya ke arah Suzuno yang memasang wajah datar padanya. "Udah dibilang jangan deketin adek gue lagi! Eh, malah nge-date sama dia!"
"Sori, deh. Tapi..."
"Enggak ada tapi-tapian! Ai, ayo pulang!" Shuuji menarik lengan Ai. (Sinetron banget)
"Enggak mau!" Ai melepaskan genggaman tangan kakaknya. "Kenapa, sih? Kenapa kakak enggak mau aku deket sama Suzuno?! Dia baik, kok! Pasti bisa ngelindungin aku!" protesnya.

Shuuji hanya menatap adiknya diam.
Suzuno masih melihat Shuuji dengan wajah datarnya, meski hatinya panik banget.
Sedangkan An and Nagumo bengong ngeliat konflik si adek sama kakak.

"Karena...."

Masih diam.

"Karena...."

Krikkrikkrikkrik

"Karena..."
"BURUAN KEK?!" teriak semuanya.

"Karena aku... Suka sama kamu."

KrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrikKrikkrikkrikkrik

"SISCON TOOOOH????!!!!"

-------------------------------------------------------------
Dan.... Double Date itu disertai kesunyian sepanjang jalan....

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Oalah kak, kakak.... Lama-lama aku bacok pala kau itu kak...." gumam Ai dalam hati.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

FANFIC BERAKHIR DENGAN GAJENYA!!!

ini Touchi Shuuji, kakak Ai. Nama aliennya IQ.

yang ini Touchi Ai, nama aliennya IC

Yah... Gak keliatan kakak-adeknya menurut Miharu-hime....